Masih ingatkah kamu pada sms di siang hari sekitar pukul 13.27.48 pada hari senin? saat itu sedang hujan yang lumayan deras? apa isinya? masih inget?
Ok, sekarang, aku coba untuk mengingatkanmu.
9 Desember 2012 (tanggal ini di tahun 2011, adalah hari di mana aku putus dengan anak smk 2 itu)
"Indah, jadi pacarku ya?"
Di akhir- akhir ini juga apakah kamu inget dengan sms panjang lebar mu itu?
karma ya? sebenernya udah aku jelasin di post sebelumnya apa yg sebenernya terjadi padaku saat itu.
tapi, ternyata aku telah termakan oleh omonganku sendiri, dengan tidak sadar aku pernah sms si Marwan dengan kata-kata begini: Baiklah, jika kamu memang bener-bener ga mau sakit hati, dan bener-bener ga mau aku sakitin, lebih baik kamu menjauh dari sekarang, takutnya kalo sakit di belakangan ya begitu lah..
dan karena sms ku yg begituan (padahal aku ngarep kamu tu ga segampang itu menjauh) akhirnya si Marwan beneran ngikutin kata-kataku.
hingga pada suatu saat,
21 Februari 2012
"Katamu jika aku takut kamu sakitin, aku di suruh menjauh, jujur aja ndah, sebenernya, dulu aku udah sakit hati. aku juga pernah merasakan apa yg kamu rasakan sekarang, aku dulu juga pernah tanya sama kamu, kamu kok beda sama aku kenapa? aku dulu udah mencoba menjauh darimu, tapi.. kamu nya malah sekarang mendekati aku lagi.
kuingatkan saja kamu dengan sms-sms dari mu sendiri itu.
terima kasih setelah sekian lama, akhirnya kamu juga bisa membuatku menyayangimu. terma kasih marwan! :')
Selasa, 28 Februari 2012
Aku Ingin Menjadi Hujan
mengguyur cangkul dan caping
meluapkan sungai di kota-kota
membawa pulang tulang-tulang
aku ingin menangis seperti hujan
melempar tanya pada awan hitam
tentang sampah dan bangkai berlayar
menuju laut, tertambat pukat nelayan
aku ingin menjadi hujan
membasuh yang kering
dan bosan meradang.sumber: Kaskus forum Heart to Heart
Minggu, 26 Februari 2012
Belum Sekarang, Mungkin Besok
Yuhuuuuu... Valentine tahun ini aku rasakan dengan rasa kasih sayang dari pihak sekolah. Karena mereka mempercayaiku untuk mengikuti lomba yang luar biasa hebat pengalamanku di sana. The 3rd National Science Olympiad SMP RSBI 2012 yang di laksanakan di Surakarta bidang matematika lah yang aku ikuti.
Ya, walaupun aku belum menang, setidaknya aku memiliki sejuta pengalaman yang pernah aku rasakan di sana. Kesempatan itu mungkin baru datang untuk yang pertama kalinya. Kesempatan menangku mungkin berada di sma besok. amin
Di sana aku mengambil beberapa foto yang memang dari kamera temen
ini lah salah satu hasil foto-foto kami ketika kita mengikuti kegiatan di sana
*foto-foto yang lain bisa di lihat di fb, Dwi Indah Anggraini
Ya, walaupun aku belum menang, setidaknya aku memiliki sejuta pengalaman yang pernah aku rasakan di sana. Kesempatan itu mungkin baru datang untuk yang pertama kalinya. Kesempatan menangku mungkin berada di sma besok. amin
Di sana aku mengambil beberapa foto yang memang dari kamera temen
ini lah salah satu hasil foto-foto kami ketika kita mengikuti kegiatan di sana
![]() |
| Foto bareng Kepala Sekolah SMP N 1 Salatiga dengan aku mengenakan seragam batik Jawa Tengah |
*foto-foto yang lain bisa di lihat di fb, Dwi Indah Anggraini
Celotehan Hati
Hai reader!!
Lama banget udah ga update nih blog, berasa nge-fly gitu bisa megang notebook ada koneksi wifi..
sering ada niat buat cerita di blog ini, tetapi untuk mencari momen yang pas lah yg susah.
Pengen cerita-cerita asik tentang aku sekarang. biasa, anak baru gede kaya aku gini kan pikirannya lumayan labil lah. Dan yang pasti semua abg sudah pernah mencicipi rasa cinta (yang enggak ngerasain berarti dia emang bener-bener buta hati)
Mengingat aku sekarang anak kelas 3 SMP, so pasti pikirannya udah terbang ke ujian. Tapi, di balik semua itu, aku merasakan hal-hal menarik yang terjadi di tahun ke 3 ketika aku smp ini. YAPP!! benarrr.. cinta!
Semua itu berawal ketika kita tour ke bali, sekitar bulan september akhir 2011. Di sana aku belum sadar akan apa yang di rasakan seorang cowok yang bisa kita sebut dia Marwan. Saat itu aku sedang "fall in love" sama temen aku les, dia juga temen ku kelas 7. Ketebak? Diem!
Banyak bukti ke temen-temen kalo aku suka dia, salah satunya ketika di Bedugul, Bali (salah satu objek wisata yg keren viewnya). Di sana aku sedang berbincang ringan ke dia, bahas strawberry yang aku beli. keceplosan sedikit kata "sayang" buat dia.
Mungkin dia sadar bahwa aku memang benar-benar sayang sama dia. Tapi itu hanya cinta monyet bukan? toh juga dia berbeda keyakinan denganku.
Hari itu, adalah hari terakhir ketika ku tour ke bali. Perjalanan balik ke Salatiga ada kejadian asyik yang mungkin dirasakan si Marwan ini.
Di kapal ketika penyebrangan, aku dan marwan berdiri dan bersama ngobrol ringan sambil mengomentari si pengamen koin yg nyelem2 di dermaga (namanya apa ya? lupa). karena memang saat itu uang receh ku habis, aku meminta si Marwan mengeluarkan uang nya buat di lemparkan, tetapi dia malah memberikannya ke aku. Dia menyuruhku untuk melemparkannya.
Katanya, dia mulai ada rasa ke aku sejak saat itu. Dia juga pernah bilang ke aku bahwa dia ingin meminta no hp ku tapi dia malu. (padahal aku ngarep dia minta no hp >> pdkt >> tembak >> jadian) saat itu sih aku biasa aja sama dia.
setelah 2 bulan berjalan, dia mulai muncul di kehadiran dalam berbelit-belitnya kehidupan (halah). dia memulai sms ke aku dengan alasan sms nyasar, dengan isi sms "I Love You" dia bilang kalo yang mengirim sms itu adalah temen nya yg sering usil, padahal dia sendiri!
seminggu setelah itu, dia bilang kalo dia suka dan nyaman kalo sama aku. pada saat itu juga aku lagi deket sama cowok laen. cowok itu bisa kita sebut Aad. memang, diantara kita memang tidak pernah terjadi acara tembak menembak, namun, aku dan aad layaknya orang pacaran.
ketika liburan si marwan mengajakku maen, tapi dengan alasan ada keluarga ke rumah, akhirnya aku dan si marwan tidak maen bareng, padahal saat itu juga aku lagi maen sama si aad.
saat itu aku memang belum merasakan adanya rasa sayang ke marwan, tetapi, setelah aku menyuekinya sekian hari, dia datang lagi. dan aku pernah menganggapnya sebagai pengganggu hidup ku (halah). ketika itu pula aku tak sadar pernah berkata bahwa jika si marwan takut akan aku sakitin, yaudah pergi aja dari sekarang, kenapa nunggu nanti? toh kamu kan "takut". aku berfikir itu karena aku yakin bahwa cowo gentle gak mungkin nyerah dalam posisi apapun. tapi kenyataannya terbalik.
bulan januari, dia pergi tinggalkan aku dengan alasan ingin fokus ujian, padahal itu hanya sebuah alasan untuk menutupi sakit hatinya terhadap aku. saat itu juga aku merasakan kasih sayangnya yang tulus kepadaku. saat itu juga aku pun merasakan bahwa dirinya itu memang cakep ganteng baik hati perhatian, perfect!
dulu sih alasanku gak mau di deketinnya karena dia lumayan agak pendek. tapi menurutku sekarang dia begitu sempurna. setelah aku merasakan kehilangannya baru aku merasa apa yang dia punya.
tanggal 9 januari dia juga pernah menembakku walaupun by sms. ku tolak.
rasa sakit mungkin dirasakannya. rasa dilema yang kurasakan.
hari hari berlalu, dia jarang sms aku, aku juga jarang nanggepin sms-sms darinya. ketika dia hilang dari hidupku, Aad juga pergi meninggalkan aku.
sekarang. aku sendiri. tiada yang lebih perhatian seperti dulu. tak ada penyemangat, tak ada dukungan. hanya galau yang sering aku rasakan.
yang perlu di garis bawahi sampai saat ini dan hal yang paling penting buat di baca si Marwan adalah
begitu berat 'tuk lepaskan, begitu sayang 'tuk tinggalkan, begitu dalam rasa di hati,
M.A.H alias marwan, senyuman palsu darimu yang pernah melukai di beberapa hari terakhir ini selalu membekas di hati, mungkin kau menganggapku musuh, tapi aku menganggapmu lebih dari teman, lebih dari pacar, terima kasih sayang.
Langganan:
Komentar (Atom)

